Buah Pare untuk Diet Diabetes Mellitus

26 10 2009

KOMPAS.COM – Pare, sayur pahit yang satu ini memang menyimpan kejutan, tahukah Anda bahwa sayur yang satu ini bisa menurunkan gula darah Anda?

Tak banyak yang mengetahui bahwa pare bisa untuk para diabetesi, sebuah studi dari Jurnal Ethnopharmacology menyatakan bahwa baik pare segar maupun yang dikeringkan dalam jumlah 1.5 ons – 3 ons bisa membuat kadar gula darah turun sebanyak 48%, membuat toleransi glukosa membaik tanpa terjadi peningkatan insulin, serta memperbaiki kadar gula darah puasa pada diabetesi. Memang ini sangat baik untuk para diabetesi akan tetapi hati – hati dalam menggunakannya jika kadar gula darah Anda normal.

Komposisi pare sangatlah beragam, rasa pahit pare yang merupakan karakter khasnya disebabkan karena kandungan cucurbitacins. Diantara komposisi ini terdapatlah Charantin yang merupakan suatu bahan primer dalam mengurangi regulasi gula darah. Charantin membuat suatu reaksi penurunan gula darah (hipoglikemik). Pare juga mengandung suatu peptida yang menyerupai sifat insulin, salah satunya adalah polipeptida P dan alkaloid. Kandungan lain dalam pare pun turut serta dalam efek perubahan gula darah. Pada penelitian percobaan yang dilakukan ke manusia, pare menunjukkan perubahan signifikan dalam pengontrolan gula darah setelah mengkonsumsinya dan menghasilkan efek penurunan gula darah.

Salah satu metode untuk menggunakan pare adalah dengan membuat jus pare segar ukuran kecil dan buatlah sebanyak 50ml pare (1,5 ons) sampai 100 ml (sekitar 3 ons) lalu dibagi menjadi 2 atau 3 dosis sehari. Perlu diingat jus pare ini sangatlah pahit.

Meskipun pare sangat baik untuk menurunkan gula darah, akan tetapi harus diperhatikan penggunaannya apalagi jika Anda seorang diabetesi yang menggunakan obat – obatan untuk mengontrol kadar gula darah Anda. Jangan lupa untuk memonitor kadar gula darah Anda jika Anda memutuskan untuk memakai pare sebagai tambahan pengontrol kadar gula darah. Jika Anda sedang dalam pengobatan bersama obat gula sebaiknya konsultasikan dulu ke dokter Anda sebelum Anda menggunakan pare bersama obat Anda karena pare bisa menyebabkan kadar gula darah Anda turun drastis bila memakai terlalu berlebihan. Sedangkan untuk riwayat alergi terhadap pare belum pernah ada penelitiannya.

dr.Intan Airlina Febiliawanti





BERBUKA PUASA DENGAN MAKANAN MANIS TIDAK SEHAT

10 08 2009

Posting by: Pramono

Puasa sebentar lagi tiba, setiap kegiatan puasa hal yang paling ramai dibicarakan adalah masalah gizi dan makanan. Di masyarakat buka puasa dengan selalu mengkonsumsi makanan yang “manis-manis” sudah menjadi semacam doktrin bahkan ritual wajib yang mengakar. Tetapi jika kita tinjau dari ilmu gizi dan tahu dasar ilmunya pasti kita akan berfikir ulang untuk berbuka dengan mengkonsumsi makanan yang manis-manis. Baca entri selengkapnya »





Membedakan Flu Babi H1N1 dengan Flu Biasa

7 08 2009

Posting by: Pramono

Flu babi atau Influenza A/H1N1 merupakan penyakit flu yang ditemukan pada bulan April 2009. Sejak pertama kali diidentifikasi di Meksiko, flu ini telah menyebar ke seluruh dunia dengan jumlah penderita hingga ratusan ribu. Sampai awal Agustus 2009, flu ini telah menyebabkan kematian lebih dari 1100 orang. Di Indonesia, penderita flu babi sudah lebih dari 300 orang. Baca entri selengkapnya »





STANDAR PEMENUHAN GIZI

27 07 2009

Posting by: Pramono

BAB I

PENDAHULUAN

Visi pembangunan bidang kesehatan yaitu Indonesia Sehat 2010, diharapkan akan menjadikan masyarakat Indonesia untuk dapat hidup dalam lingkungan sehat dan ber perilaku hidup sehat. Indonesia sehat 2010 dimaksudkan juga untuk mendorong agar masyarakat dapat menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu, adil dan merata guna mencapai derajat kesehatan yang optimal.

Manusia yang sehat tidak hanya sehat jasmani, tetapi juga sehat rohani. Sehingga tubuh sehat dan ideal dari segi kesehatan meliputi aspek fisik, mental dan sosial dan tidak hanya bebas dari penyakit (Definisi Sehat WHO Tahun 1950). Baca entri selengkapnya »





KEBUTUHAN ENERGI PADA PASIEN AKUT

22 07 2009

Oleh : Pramono (Dietesien)

KEBUTUHAN ENERGI PASIEN diet-no-diet-medium-new

Untuk memperkirakan kebutuhan energi terbagi bagian : 1. Pasien Akut 2. Pasien Kritis 3. Pasien Obes dengan BMI lebih dari sama dengan 30

KEBUTUHAN ENERGI PADA PASIEN AKUT

Menurut kepustakaan ADA untuk menaksir kebutuhan Energi harus berlandaskan RMR (Resting Metabolic Rate). Jika memungkinkan menggunakan / mengukur dengan Indirek Kalorimeter (Calorymetry Indirect). Persamaan Mifflin-St.Jeor menggunakan BB Aktual lebih akurat untuk estimasi RMR pada pasien Overweight dan Obese. Baca entri selengkapnya »





MANFAAT SERAT MAKANAN TIDAK LARUT

17 07 2009

Serat pangan adalah bagian dari makanan yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia, sehingga tidak digolongkan sebagai sumber zat gizi. Serat pangan meliputi selulosa, hemiselulosa, pelitin, gum dan lignin. Meskipun tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan, tetapi bakteri flora saluran pencernaan terutama dalam kolon, dapat merombak serat tersebut. Baca entri selengkapnya »





Kopi Bisa Tunda Penyakit Alzheimer

16 07 2009

Kopi Bisa Tunda Penyakit Alzheimer
Gizi.net – JAKARTA — Konsumsi kopi setiap hari mungkin membantu menunda perkembangan penyakitkopi Alzheimer atau memutarbalikkan kondisi tersebut, demikian hasil satu studi di dalam edisi Journal of Azheimer`s Disease, edisi online.

Minum kopi sebelumnya telah dikaitkan dengan resiko lebih kecil perkembangan Alzheimer, tapi itu adalah studi pertama yang menyatakan kafein dapat secara langsung menjadikan penyakit itu sendiri sebagai sasaran. Baca entri selengkapnya »